Home » , , » Berapa Banyak Akun Online Kamu? Simak TIPS Lengkap Mengelola dan Mengamankan Akun Ini

Berapa Banyak Akun Online Kamu? Simak TIPS Lengkap Mengelola dan Mengamankan Akun Ini

cara mengelola akun online
Berbagai Ikon Media Sosial di Smartphone

Pernahkah kamu merasa repot dengan banyaknya akun? Saat ini nyaris semua orang memiliki akun di internet, apalagi di kota-kota besar. Mulai dari akun email, akun media sosial, akun online shop ataupun akun kantor untuk pekerjaan. Akun email saja kamu punya lebih dari satu bukan? Google mail, yahoo mail, live mail, dan sebagainya. Belum lagi akun-akun lainnya, seperti facebook, twiiter, kaskus, google plus, instagram, path dan akun lainnya.

Beberapa waktu lalu, Google mengintegrasikan sistemnya sehingga satu akun bisa dipakai untuk semua akun yang berkaitan dengan google. Ini cukup membantu mengurangi tingkat kerepotan, setidaknya satu kali login kamu bisa mengakses gmail, google plus, youtube dan blogger sekaligus. Lalu bagaimana dengan lainnya, simak berikut ini tips untuk mengelola akun kamu.


1. EMAIL

Akun email ini merupakan akun utama kamu. Setiap media sosial ataupun website tertentu mewajibkan kamu untuk meregistrasikan email saat mendaftar. Kamu bisa membuat dua jenis akun email gratisan, pertama akun email formal dengan menggunakan nama dan identitas asli kamu, kedua akun email tidak formal dengan menggunakan nama samaran/ nama suka-suka.

Email formal, bisa kamu gunakan untuk kepentingan karir, kepentingan bisnis, melamar pekerjaan, daftar ke situs-situs pendidikan (edu), daftar ke situs pemerintahan, forum-forum formal ataupun untuk kepentingan formal lainnya. Sementara itu email tidak formal, bisa kamu gunakan untuk akun-akun media sosial, forum-forum game online, forum gosip, forum bebas, ataupun situs lain untuk kepentingan hiburan semata.

Mengapa penting untuk membedakan akun? Ini loh alasannya:

1. Saat melamar pekerjaan tentu dibutuhkan akun formal, ini menunjukan integritas kamu yang profesional. Penyedia pekerjaan akan lebih memilih email bentuk formal ketimbang email dengan bentuk aneh-aneh. Contoh email dengan nama formal sangat sederhana cukup menggunakan nama asli kamu, contohnya dodisumargo@xxx.com, didusuparman@mail.com. Jangan menggunakan akun dengan nama aneh-aneh untuk melamar pekerjaan, contohnya: dodisudialup1234@mail.com, superderx4321@mail.com, anicuyhuyhuy@mail.com, cutedecamuach99@mail,com, dan sebagainya.

2. Akun formal dibutuhkan dalam kartu nama. Katakanlah kamu akan menjadi pebisnis, bertemu dengan calon klien lalu saling tukar kartu nama. Jangan sampai memberikan kesan pertama 'absurd' saat calon klien membaca nama email kamu.

3. Demi keamanan data akun formal lebih baik tidak dipakai untuk kepentingan lain selain kepentingan formal. Situs-situs tertentu, misalnya untuk kepentingan hiburan, forum-forum tertentu, download film atau lagu, rentan phising, malware, virus atau apapun yang berbahaya. Data kamu itu penting, jangan sampai data kamu digunakan untuk kejahatan.

Walaupun tidak ada jaminan situs-situs formal lebih aman dari situs lain, tetapi dengan membedakan akun ini cukup efektif untuk menjaga data kamu agar tidak dipakai sembarang orang. Jika kamu mau lebih aman kamu bisa membuat tiga email sekaligus, satu untuk kepentingan bisnis dan karir, satu hanya untuk kepentingan media sosial, dan satu lagi untuk kepentingan hiburan dan lainnya.


2. Tentukan EMAIL Utama untuk Recovery

Ini adalah salah satu langkah penting, untuk kepentingan recovery akun atau data. Recovery email ini bisa kamu gunakan saat akun kamu yang lain terkena hack ataupun sekedar lupa password. Akun utama ini harus kamu ingat username dan passwordnya. Buatlah password serumit mungkin namun kamu tetap dapat mengingatnya. Jangan menggunakan password mudah seperti nama kamu, tanggal lahir kamu, atau sederet angka di keyboard seperti 123456, qwerty, asdfgh, zxcvb.

Nah untuk menjaga jika suatu saat kamu juga malah lupa password email utama ini, maka kamu harus punya kunci aksesnya. Kunci akses tersebut dapat berupa:

- pertanyaan keamanan, bisa berupa pertanyaan nama peliharaan kamu, siapa nama gadis ibu kamu, ataupun tempat liburan favorit kamu, pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya hanya kamu yang tahu. Ingat jawaban-jawaban pertanyaan keamanan ini, atau tulis di catatan rahasia kamu. Jangan tulis passwordnya ya.

- nomor handphone, ini untuk verifikasi bahwa kamu pemilik akun sebenarnya. Sampai dengan saat ini verifikasi akun dengan menggunakan handphone masih efektif dan aman, karena handphone kamu hanya kamu yang pegang. Beberapa situs web marketplace bahkan mewajibkan step verifikasi dengan sms ke handphone saat login. Pada Google ini dinamakan dengan Verifikasi 2 Langkah, kamu harus masuk (login) menggunakan password dan kode tertentu yang dikirimkan ke ponsel.

Lalu bagaimana jika handphone kamu hilang? maka kamu juga harus menyiapkan nomor telepon lain dan alamat email pemulihan untuk email utama. Saat menyadari handphone kamu hilang, segeralah login dan ganti nomor handphone dengan nomor handphone recovery yang sudah kamu persiapkan sebelumnya. Jika tidak bisa login, gunakan security question atau alamat email pemulihan lainnya.

Jika diilustrasikan akan seperti ini:


akun email                         RECOVERY EMAIL                          KUNCI AKSES
akun-akun kamu ----> (akun email utama untuk memulihkan---->     - Security Question
akun media sosial            akun-akun kamu yang banyak)                 - Verifikasi Ponsel
                                                                                                  - Recovery email lain
                                                                                                  - Revovery Ponsel lain

Ada banyak cara lain untuk mengamankan akun, ini cara yang paling mudah dan efisien. Jika kamu punya 2 atau 3 akun email maka kamu bisa saling mengaitkannya satu sama lain demi keamanan. Memang agak lebih rumit, namun demi keamanan dan kenyamanan kenapa tidak?


3. Bikin Catatan Akun Apa Saja yang Kamu Punya

Jika kamu belum pernah melakukan ini, kamu akan kaget ternyata banyak sekali akun yang kamu punya. Mari kita berhitung:
1. Akun Google (Gmail, Gmap, Youtube, Drive, Playstore, dan sebagainya)
2. Yahoo Mail
3. Live Mail
4. Facebook
5. Instagram
6. Twitter
7. Kaskus (beberapa ID)
8. Tokopedia
9. Bukalapak
10. Paypal
11. Ebay
12. Lazada
13. AliExpress
14. OLX
15. Jobstreet
16. Jobsdb
17. Linkedin
18. Akun-akun file storage
19. Akun-akun E-Banking
20. Akun-akun aplikasi chatting
Ada lagi?


4. Gunakan Akun Manager

Jika kamu pusing menghapal akun-akun dan passwordnya, kamu bisa gunakan software/ aplikasi akun manager di smartphone atau komputer kamu. Namun, satu catatannya adalah jangan gunakan software/ aplikasi akun manager online, gunakanlah yang offline. Jangan mudah percaya software/ aplikasi online, apalagi software tersebut dibuat oleh perseorangan atau perusahaan kecil. Ini untuk meminimalisir akun kamu dibajak.


5. Amankan Setiap Akun Kamu

Beberapa hari yang lalu sempat ramai mengenai akun-akun BBM (Blackberry Messenger) yang dibajak oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Akun yang dibajak tersebut dipakai untuk penipuan, kebanyakan adalah penipuan pulsa. Usut punya usut ternyata pembajakan tersebut dapat terjadi karena keteledoran pemilik akun itu sendiri.

Diceritakan bahwa sempat ada broadcast untuk update aplikasi BBM dan pengguna diminta untuk memasukan username serta password. Sialnya broadcast tersebut bukan dari RIM tetapi dari perseorangan yang mengaku RIM. Pengguna BBM yang tidak tahu dan tidak sadar, mengikuti langkah-langkah dalam broadcast tersebut dan memberitahukan alamat email serta password pengguna akunnya. Ini secara tidak langsung memberikan akun kamu ke pembajak.

Akun kamu aman jika kamu sendiri waspada dan tahu caranya, simak berikut ini tipsnya:

Gunakan Antivirus

Gunakan antivirus yang terpercaya dan update, lihat adanya kemungkinan malware ataupun virus yang bisa bersumber dari browser, internet, program, downloader, file dokumen dan sebagainya. Saat mendownload file tertentu misalnya film, lagu atau apapun, dan kamu diarahkan ke halaman download, lihatlah benar-benar file yang kamu download. Lihat extension filenya, misalnya jika kamu maksudnya mengunduh lagu berformat mp3, pastikan extension filenya .mp3, bukan .exe atau lainnya. Kamu dapat mempelajari cara mengamankan akun ini lebih lengkap di Pusat Keamanan Google.

Jangan Klik File yang Mencurigakan

Terkadang kamu akan mendapati ada file berekstension .exe atau .bat yang tidak kamu kenal di folder downloadmu. Itu kemungkinan file yang autodownload karena kamu mengakses situs tertentu. Jangan mengklik file tersebut, lebih baik hapus kemudian update antivirus kam

Pengamanan Akun Lebih Rajin dan Gunakan Password yang Rumit

Untuk akun google bisa dengan cara pengamanan dengan verifikasi dua langkah, perbaharui opsi pemulihan akun, atau rajin-rajin mengganti password kamu.

Update Sistem Operasi dan Browser Secara Teratur

Langkah ini disebutkan dalam halaman "Membuat Akun Lebih Aman" di web support google. Ini juga penting, update ini berguna untuk mengatasi bug ataupun celah dalam sistem operasi dan browser tertentu. Pastikan juga updatenya di tempat yang tepat, misalnya jika kamu diminta update aplikasi BBM pastikan updatenya melalui sumber terpercaya, seperti playstore.

Waspada dengan TIDAK Asal Mengisi dan Memberitahukan Akun serta Password

Lindungi password kamu dengan tidak menggunakannya di situs lain, jangan mengikuti link yang tidak terpercaya.

"Google tidak akan pernah mengirim email untuk meminta sandi atau informasi penting lain."
(sumber: Sumber : https://support.google.com/accounts/answer/46526?hl=id)

Jika Kamu Menggunakan Komputer/ akses Publik Lakukan Langkah-langkah Ini

Ini mencakup komputer warnet, komputer kantor dan akses wifi gratis.
- pastikan log out dari akun kamu
- hapus history browser, autofill form, password, cache.
- jangan pernah memilih untuk "remember password" di browser apapun
- waspada jika banyak pop-up dan iklan bermunculan
- tidak mengakses situs-situs berbahaya

Pada dasarnya untuk mengelola dan mengamankan akun adalah mencermati detail dan tidak sembarangan mengakses situs. Jika memang tidak ada orang yang 'menyerang' akun kamu sebenarnya akun aman-aman saja, kebanyakan pun akun di hack karena keteledoran pengguna. Demikian tips mengelola dan mengamankan akun kamu, semoga bermanfaat!

Thanks for reading & sharing Guidance and Tips

Previous
« Prev Post

0 comments:

Posting Komentar

Translate to Your Language