Home » , , » TIPS Agar Aman Saat Mudik Lebaran

TIPS Agar Aman Saat Mudik Lebaran

mudik
Mudik aman dan nyaman

Hari ini sudah memasuki pertengahan bulan Ramadhan, hari raya Idul Fitri akan segera datang dalam hitungan hari. Hari demi hari tidak akan terasa sampai lebaran, apalagi jika anda fokus memperbanyak fokus ibadah bukan? Apakah anda sudah membuat persiapan untuk lebaran? Termasuk persiapan mudik?

Tradisi mudik memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Kendala yang biasanya terjadi saat mudik adalah kemacetan. Bagaimana tidak, jutaan orang ke luar kota, apalagi dari kota Jakarta. Berikut ini beberapa tips mudik agar lancar selamat sampai ke kampung halaman.


Mudik Menggunakan Kendaraan Umum

Setiap tahun pemerintah selalu menganjurkan masyarakat agar menggunakan kendaraan umum untuk mudik. Ini untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya. Berikut ini beberapa tips untuk mudik dengan menggunakan kendaraan umum:

1. Berpakaian sewajarnya, tidak usah berlebihan. Tetap ingat bahwa anda akan melakukan perjalanan jauh. Simak artikel berikut ini Cara Terbaik Berpakaian Saat Mudik

2. Jangan memakai perhiasan terlalu banyak, lebih baik malah jika tidak memakai perhiasan. Perhiasan akan sangat mencolok, dan meningkatkan anda terkena perampokan atau jambret.

3. Semua orang tahu anda punya saudara banyak sekali di kampung, tetapi ada baiknya anda tidak membawa terlalu banyak barang atau oleh-oleh. Bawa secukupnya saja, karena yang penting adalah bukan barang yang anda bawa tetapi silaturahmi dengan saudara dan orang tua.

4. Tetap waspada saat di perjalanan. Misalnya : lebih baik tidak menerima pemberian makanan dan minuman dari orang yang tidak anda kenal, ini untuk menghindari kejahatan dengan modus pembiusan melalui makanan/ minuman.

5. Cari tempat yang ramai untuk beristirahat atau berkegiatan apapun, untuk meminimalisir terjadinya kejahatan.

6. Jangan terlalu banyak menggunakan smartphone. Jika anda menggunakan kendaraan umum untuk transportasi mudik, semakin bagus smartphone anda maka akan semakin beresiko terkena kejahatan jambret/ penodongan. Jika pun harus memakai smartphone pilih tempat yang wajar dan aman.

7. Hindari membawa barang-barang pribadi yang menjadi target pencurian/ penjambretan, misalnya perhiasan yang sudah disebutkan di atas. Kemudian uang cash yang terlalu banyak, kamera mahal (kamera poket murah sih oke saja), dan sebagainya.

8. Selalu sedia uang kertas pecahan yang lebih kecil dari 50 ribu, yaitu 2000, 5000, 10.000, dan 20.000. Anda akan membutuhkan uang ini untuk sekedar membeli air minum atau cemilan. Ketimbang anda harus mengeluarkan lembaran 100 ribuan sekedar untuk membeli air mineral.

9. Simpan uang di beberapa tempat sekaligus. Jangan hanya menyimpan uang di dompet, simpan juga sebagian di beberapa saku celana atau baju, tas kecil ataupun di tas besar anda sebagai cadangan.

10. Siapkan tiket dari jauh-jauh hari, termasuk perkiraan rute yang akan diambil.


Mudik Menggunakan Kendaraan Sepeda Motor

Pengendara Motor
Pengendara Sepeda Motor
Mudik menggunakan sepeda motor sebenarnya tidak dianjurkan untuk perjalanan jauh. Resikonya sangat tinggi, dan pengguna sepeda motor cenderung tidak tertib sehingga mengganggu lalu lintas yang sedang penuh-penuhnya.

Kecelakaan pada sepeda motor dapat lebih fatal, karena perlindungannya hanya sebatas yang dipakai. Terkadang pada kondisi tertentu, misalnya kecelakaan yang sangat hebat, perangkat safety apapun tidak dapat melindungi pengendaranya.

1. Paling pertama tentu anda harus pastikan sepeda motor anda sedang dalam kondisi prima untuk perjalanan jauh. Lampu-lampu, rem, busi, ban, rantai, kemudi, aki dan kelistrikan, dan sebagainya harus berfungsi. Akan lebih baik jika anda servis terlebih dahulu sepeda motornya, karena montir akan mengecek secara menyeluruh.

2. Bawa serta surat-surat kendaraan yang wajib dibawa (SIM dan STNK), dan jangan disimpan di dalam bagasi motor. Lebih baik simpan baik-baik di dompet, atau di side pouch. Siapkan juga nomor darurat yang bisa dihubungi seandainya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

3. Membawa tas kecil, misalnya side pouch yang dapat digantungkan di sekitar pinggang atau paha anda, belt pouch, atau pun tas selempang kecil biasa.

4. Memakai pakaian yang mumpuni, yaitu pakai celana yang cukup tebal dan menyerap keringat, untuk melindungi anda dari angin, atau gesekan dengan aspal/ jalanan jika anda terkena musibah. Biasanya para pengendara motor memakai celana jeans, karena kuat dan tebal.

Alternatif lain dapat memakai celana tactical yang banyak kantungnya. Pakai juga jaket, untuk perjalanan malam sebaiknya pakai jaket kulit, untuk perjalanan siang dapat memakai jaket biasa yang cukup tebal namun tidak membuat terlalu gerah.

5. Pakai sepatu yang baik dan tidak pakai sendal. Sepatu kets biasa bagus, jika mungkin yang khusus untuk pengendara motor.

6. Pakai perangkat safety selain yang disebutkna di atas seperti helm, dekker lutut dan sikut jika perlu, masker udara, dan sarung tangan, Sangat dianjurkan memakai helm full face ber-SNI untuk melindungi kepala dan wajah secara maksimal. Helm half face atau apalagi helm cetok, sangat tidak dianjurkan untuk perjalanan jauh.

7. Bawa barang secukupnya, bukan semampu yang anda bisa. Terlalu banyak barang yang anda bawa akan membahayakan nyawa anda, karena manuver sepeda motor terbatas, motor overload, rentan ban pecah atau sepeda motor tidak seimbang. Jika anda mengendarai motor sendiri atau berboncengan berdua, cukup bawa tas ransel di punggung dan tas selempang kecil atau pouch.

Jika memungkinkan anda dapat menambahkan bagasi di belakang motor. Ini lebih baik daripada anda mengikatkan kardus atau lainnya di jok belakang. Anda juga dapat menambahkan bagasi di kiri dan kanan motor, namun pertimbangkan keterampilan mengendarai motor anda juga.

8. Pakaikan perangkat safety untuk penumpang anda. Helm full face, sepatu, jaket, sarung tangan, dan masker. Jangan egois dan jangan mau selamat sendiri.

9. Sangat disarankan untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor apabila anda membawa balita atau anak kecil. Jika satu keluarga penuh akan mudik dan ada anak kecil di dalamnya, sebaiknya mudik menggunakan kendaraan pribadi dan umum.

10. Pastikan pengemudi selalu dalam kondisi prima. Istirahat jika anda merasa lelah, jangan memaksakan diri. Anda tentu tak mau pulang hanya nama. Jika sudah lelah dan mengantuk sebaiknya berhenti dan cari tempat istirahat sekalian makan. Waktu berkendara ideal kurang lebih 3 jam, Istirahatlah sebelum anda benar-benar lelah. Ingat jika menggunakan sepeda motor, tidak hanya pengemudi yang lelah, penumpang juga sama lelah. Mengemudilah dengan tenang dan jangan melanggar rambu lalu lintas. Jalan sedang padat-padatnya saat mudik, artinya akan ada ribuan kendaraan lain di sekeliling anda.


Mudik Menggunakan Kendaraan Roda Empat

mengemudikan kendaraan
Mudik menggunakan kendaraan roda empat
Banyak sekali jenis kendaraan roda empat. Jenis apapun itu sebaiknya pilihlah berdasarkan ketahanan, keiritan, dan kapasitas muatan. Simak artikel ini Tips Memilih Mobil untuk Mudik. Cukup banyak orang yang memilih kendaraan roda empat untuk mudik. Setidaknya ada 5 alasan memilih mudik dengan kendaraan roda empat, yaitu:

1) Mudik dapat sekalian jalan-jalan dengan keluarga dan untuk mendapatkan pengalaman baru.
2) Mudik tidak terikat rute, jalur mana saja bisa pilih, dengan alasan ini mudik dinilai lebih mudah.
3) Sekalian menunjukan kepada keluarga di kampung halaman bahwa dirinya sudah punya mobil baru.
4) Muatan bisa lebih banyak daripada mudik menggunakan sepeda motor, dan angkutan umum.
5) Mudik bisa bersama satu keluarga sekalian, sehingga tidak terpisah-pisah.

Berikut ini beberapa tips untuk mudik dengan menggunakan kendaraan roda empat:

1. Pastikan kendaraan anda dalam kondisi prima untuk perjalanan jauh. Cek dan servis terlebih dahulu, pastikan semua komponen berfungsi, misalnya lampu-lampu, rem, kemudi, ban. kaca spion, dan sebagainya. Pastikan juga anda membawa ban cadangan beserta peralatan untuk menggantinya.

2. Bawa surat-surat kendaraan anda lengkap, terutama SIM dan STNK. Siapkan juga nomor telepon darurat yang bisa dihubungi seandainya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Misalnya: nomor telepon petugas derek di setiap daerah yang anda lewati, nomor telepon bengkel darurat dan sebagainya.

3. Pastikan pengemudi selalu dalam kondisi terbaik dan prima. Jika sudah lelah dan mengantuk sebaiknya berhenti dan cari tempat istirahat sekalian makan. Waktu berkendara ideal menggunakan kendaraan roda empat kurang lebih 4 jam, istirahatlah sebelum anda benar-benar lelah. Sekaligus mengistirahatkan kendaraan anda juga.

4. Gunakan selalu perangkat safety, yaitu sabuk pengaman. Pakailah untuk keselamatan anda bukan karena takut ditilang oleh polisi. Siapkan juga perangkat darurat selalu di dalam mobil, seperti kotak P3K, tabung pemadam kebakaran kecil khusus mobil, safety sign (tanda segitiga merah) yang dapat anda gunakan saat kendaraan mogok di pinggir jalan, senter, kabel untuk jumper aki, dongkrak dan beberapa peralatan serta kunci.

Simak artikel lebih lengkap TIPS Agar Tidak Terjadi Kecelakaan Saat Mudik

Demikian tips agar aman saat mudik lebaran. Biasakan untuk selalu berdoa terlebih dahulu sebelum anda memulai kegiatan termasuk mudik. Kemudikan kendaraan dengan hati-hati, dan tetap waspada atas ketidakhati-hatian orang lain. Kemudikan kendaraan dengan tenang dan jangan cepat naik darah. Tetap ingat keluarga anda menunggu di kampung halaman, semoga perjalanan anda lancara yang selamat sampai tujuan.

Thanks for reading & sharing Guidance and Tips

Previous
« Prev Post

0 comments:

Posting Komentar

Translate to Your Language