Home » , » TIPS Agar Tanda Tangan Sulit Dipalsukan

TIPS Agar Tanda Tangan Sulit Dipalsukan

signature
Tanda tangan

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari tanda tangan hasil tulisan seseorang, dimana ada kaitannya dengan karakter orang tersebut. Karakter ini tercermin dalam setiap goresan tinda, tebal atau tipisnya garis, titik atau apapun dalam tanda tangan. Tanda tangan memiliki ciri khas masing-masing, dan masing-masing individu tentu berbeda. Namun, ini tidak menutup kemungkinan bahwa tanda tangan dapat dengan mudah dipalsukan.

Pada dasarnya jika tanda tangan dipalsukan pun tetap akan terlihat, karena kekhasan tersebut menempel pada masing-masing individu, baik kekhasan si pemilik tanda tangan asli ataupun kekhasan si pemalsu tanda tangan. Walaupun pada kasus tertentu akan memerlukan seorang grafolog profesional untuk mengidentifikasi tanda tangan tersebut palsu atau tidak.

Lalu bagaimana cara agar tanda tangan tidak mudah dipalsukan? Berikut ini simak tipsnya.

1. Buatlah Tanda Tangan Secara Spontan

Bentuk Tanda Tangan dan Kecepatan Menarik Garis tanda tangan merupakan unsur yang penting dalam sebuah tanda tangan. Seorang pemalsu tanda tangan biasanya tidak dapat meniru keduanya sekaligus. Jika yang ditiru adalah bentuk maka kecepatan tanda tangan akan tidak bisa ditiru, begitu juga sebaliknya.

Nah dengan prinsip ini maka untuk membuat agar tanda tangan Anda sulit dipalsukan kuncinya adalah buatlah tanda tangan secara spontan. Tidak dibuat-buat dan tidak ragu-ragu. Semakin spontan tanda tangan Anda maka akan semakin baik unsur kecepatannya. Semakin baik dalam hal semakin sulit untuk dipalsukan.

Bentuk tanda tangan biasanya unsur yang paling utama yang dipalsukan, karena bentuk akan terlihat secara kasat mata. Pada saat proses peniruan bentuk itu, pemalsu cenderung akan memiliki kecepatan yang pelan. Alih-alih membuat tanda tangan, pemalsu lebih berusaha menggambar sebuah tanda tangan, dan karena pembuatannya perlahan-lahan, akan terlihat kejanggalan berupa getaran alamiah tangan pada saat menarik garis.

Secara singkat tanda tangan spontan akan menghasilkan garis dan lengkungan alami dengan kecepatan yang tinggi dan akan sulit dipalsukan.

2. Buatlah Tanda Tangan yang Tidak Terlalu Sederhana

Sederhana boleh, namun terlalu sederhana juga jangan. Bentuk yang terlalu sederhana tentu akan mudah ditiru, karena pemalsu tanda tangan juga akan dapat dengan mudah mengikuti kecepatan tanda tangan asli. Beberapa orang akan lebih memilih untuk membuat tanda tangan dengan rumit dengan beberapa tarikan nafas. Namun ini tidak dianjurkan karena jika seperti ini, pemilik tanda tangan akan sulit mengingat tanda tangannya sendiri. Kuncinya pada kata "Terlalu", jangan terlalu sederhana dan juga jangan terlalu rumit.

3. Buatlah Tanda Tangan dalam 1-2 Tarikan Nafas

Proses pembuatan tanda tangan berkaitan langsung dengan tarikan nafas dan menahan nafas. Proses ini terjadi secara alamiah, menghasilkan kualitas garis yang mencerminkan diri Anda. Kualitas inilah yang akan sulit untuk ditiru karena dalam setiap tanda tangan akan ada proses tarikan nafas dan proses menahan nafas. Perbedaan tarikan nafas dan menahan nafas saat membuat tanda tangan ini akan menghasilkan kejanggalan pada tanda tangan yang dipalsukan.

Ketika ada orang lain yang berusaha meniru tanda tangan Anda, maka orang tersebut akan terpaksa untuk menahan nafas hingga goresan terakhir tanda tangan. Jika nafas dilepaskan sebelum tanda tangan selesai akan muncul kejanggalan pada tanda tangan.


4. Tambahkan Ornamen

Tambahkanlah ornamen pada tanda tangan Anda, inilah yang akan menjadi salah satu unsur kuat untuk mengklaim ciri khas tanda tangan Anda. Ornamennya dapat berupa huruf kapital, titik kecil, curek kecil atau sekedar coretan kecil dengan bentuk semau Anda. Asalkan ornamen tersebut ditambahkan secara konsisten pada tanda tangan Anda, maka pemalsu tanda tangan akan sulit menirunya. Konon katanya ornamen tambahan ini paling sulit untuk ditiru, selalu ada saja cacat terlihat apalagi oleh seorang Grafolog profesional.

5. Eksklusifkan Tanda Tangan Anda

Jangan dengan mudah memberikan tanda tangan. Bubuhkanlah tanda tangan hanya untuk hal penting. Untuk hal-hal tidak terlalu penting buatlah tanda tangan khusus atau paraf khusus, seperti untuk surat menyurat biasa untuk absensi kehadiran pernikahan, untuk tanda tangan terima paket, dan sebagainya.

Gunakan tanda tangan orisinil Anda hanya untuk dokumen penting. Misalnya dokumen yang berkaitan dengan hukum, KTP, bank, kontrak kerja dan sebagainya. Anda yang dapat menilai sendiri seberapa pentingkah dokumen tersebut. Kuncinya adalah jangan terlalu banyak orang yang mengetahui tanda tangan asli Anda.

6. Gunakan Pena Sendiri untuk Membuat Tanda Tangan Penting

Ini merupakan langkah untuk membuat tanda tangan Anda menjadi unik, dan memberikan karakteristik tambahan. Pilih salah satu merk pena dengan konsisten, dengan warna tinta sama (biasanya hitam), dan jenis yang sama. Ketebalan pena pun turur diperhitungkan karena akan menghasilkan kualitas garis yang berbeda.

7. Tanda Tanganlah di Permukaan Datar

Usahakanlah untuk membubuhkan tanda tangan selalu pada permukaan datar dengan posisi sikut yang konsisten. Perbedaan kemiringan permukaan dan posisi sikut yang berbeda akan menghasilkan tanda tangan yang berbeda.

7 tips ini akan membuat tanda tangan Anda sulit dipalsukan. Semakin sulit dipalsukan tentu akan lebih baik.

Thanks for reading & sharing Guidance and Tips

Previous
« Prev Post

0 comments:

Posting Komentar

Translate to Your Language