Home » , , » 4 TIPS Mengayuh Pedal Ketika Bersepeda

4 TIPS Mengayuh Pedal Ketika Bersepeda

Pedal Sepeda


Pedal adalah perangkat vital pada sepeda yang berfungsi sebagai alat kayuh untuk menggerakan sepeda. Pedaling dalam hal ini bukan menyebutkan salah satu nama toko sepeda, namun merupakan sebuah teknik mengayuh sepeda. Efisiensi pedaling ini menentukan efisiensi bersepeda secara keseluruhan, maka dengan teknik pedaling yang tepat, kayuhan akan menempuh jarak lebih jauh dengan menggunakan tenaga yang lebih sedikit. Kayuhan pada pedal dapat disebut efisien jika energi yang dikeluarkan dapat disalurkan secara optimal untuk menggerakan rantai dan kemudian roda sepeda.

Lalu bagaimana cara mengayuh sepeda agar efisien, berikut ini beberapa tipsnya yang dikumpulkan dari saran para master sepeda dan beberapa sumber di internet.

Pengaturan Sadel yang Sesuai

Sadel menjadi tumpuan utama badan saat kaki mengayuh pedal, maka ketinggian dan posisinya menentukan kenyamanan ketika bersepeda. Pengaturannya bisa dilakukan dengan cara mengukur panjang inseam. Dari sekian banyak cara untuk mengatur ketinggian sadel, mengukur inseam adalah yang paling banyak dipakai. Inseam adalah jarak dari selangkangan ke lantai, yang diukur pada bagian dalam kaki.

Cara sederhana untuk mengukur inseam adalah dengan menjepit buku atau semacamnya di bawah selangkangan, seolah-olah anda sedang duduk di atas sadel. Renggangkan kaki kurang lebih selebar 15cm, lalu gunakan meteran ukur jarak dari buku ke lantai. Selanjutnya, angka hasil pengukuran tadi kalikan sebanyak 109%, atau kalikan 1.09. Misalnya jarak inseam anda 70cm, dikalikan 1.09 hasilnya 76.3cm. Maka jarak antara bagian atas sadel ke poros pedal adalah 76.3cm.

Sementara itu untuk posisi sadel pastikan lurus ke depan. Indikasi sadel yang tidak sesuai adalah sebagai berikut: jika jari anda terasa kebas saat bersepeda, jika anda kesulitan berdiri serta sulit menjangkau stang, jika lutut terasa sakit, maka kemungkinan sadel terlalu jauh jaraknya. Jika pundak terasa sakit atau linu saat turunan, ataupun ada perasaan sedikit tidak nyaman maka kemungkinan jarak sadel terlalu dekat.

Pengaturan sadel agar sesuai menjadi hal mutlak yang harus dilakukan agar kayuhan nyaman dan efisien. Sadel yang sesuai akan mengurangi ketegangan pada lutut, aliran darah tetap lancar, dan tidak sulit mengendalikan sepeda. Untuk cara mengatur sadel yang lebih lengkap akan dibahas pada artikel selanjutnya.


1. Penempatan Telapak Kaki yang Sesuai

Penempatan kaki juga berpengaruh pada efisiensi bersepeda. Beberapa orang menggunakan cleat agar kaki tetap pada posisi stasioner. Telapak kaki bagian depan ditempatkan di atas pedal sehingga mata kaki posisinya berada di atas poros pedal. Perhatikan gambar di bawah ini, posisi ujung bagian dalam kelingking nyaris sejajar dengan spindle. Posisi seperti ini untuk mempertahankan stabilitas saat bersepeda.

Penempatan Telapak Kaki pada Pedal
Penempatan Telapak Kaki pada Pedal
Penempatan telapak kaki yang benar diatas pedal akan memastikan daya maksimum pada pedal. Posisi ini disebut dengan proses "ankling", yaitu gerak pergelangan kaki mengikuti gerakan crank/ lengan pedal sepeda. Jika penempatannya terlalu banyak ke arah tumit, maka akan kehilangan tenaga karena pergelangan kaki tidak bergerak sesuai, dan jika penempatannya terlalu jauh ke arah jari-jari kaki, akan menimbulkan terlalu banyak tekanan pada jari-jari kaki, dapat menyebabkan cedera.


2. Fokus pada Kayuhan "Dowstroke" dan "upstroke"

Efisiensi pedaling dapat ditingkatkan dengan cara menjaga kaki tetap terhubung dengan pedal, mengandaikan gerakan kaki mengayuh sebagai gerakan siklus melingkar dan berkesinambungan. Selama bersepeda, pedal akan terus berputar pada porosnya dan kaki secara bergantian mengayuh dengan masing-masing peran yang berbeda, Saat satu kaki 'menekan' maka kaki yang lainnya 'ditarik naik'. Siklus tekan dan tarik ini disebut dengan dowstroke dan upstroke.


3. Posisi Tangan dan Jangkauan Lengan

Posisi handle bar dapat disesuaikan dengan kebutuhan, namun pada umumnya disejajarkan dengan sadel. Jika bahu dan punggung bagian bawah terasa sakit, maka posisi handle bar anda terlampau rendah. Posisi handle bar yang tepat akan membuat posisi sikut sedikit tertekuk dan nyaris sejajar dengan lengan depan. Anda juga harus memperhatikan jangkauan lengan. Posisi yang ideal akan mengurangi ketegangan pada punggung dan leher saat bersepeda.


4. Banyak Berlatih Pedaling dengan Fixie

Teknik pedaling ini dapat dilatih dengan baik menggunakan sepeda fixie, bukan dengan sepeda multi gear. Pada sepeda fixie pedal akan selalu ikut bergerak mengikuti gerakan sepeda, dan memaksa pengguna sepeda untuk selalu menempatkan kakinya pada pedal. Anda akan semakin terbiasa, kayuhan semakin kuat, dan keterampilan bersepeda meningkat.

Thanks for reading & sharing Guidance and Tips

Previous
« Prev Post

0 comments:

Posting Komentar

Translate to Your Language