Home » , » TIPS untuk Menangani Motion Sickness Ketika Sedang Bermain Game

TIPS untuk Menangani Motion Sickness Ketika Sedang Bermain Game

Playing video games in Personal Computer
Playing PC Games

Permainan/ games baik di konsol ataupun PC meningkat sangat pesat. Peningkatan yang sangat signifikan ini terlihat dari kualitas gambar yang ditampilkan oleh game tersebut. Terlepas dari gameplay dan plot yang disajikan, beberapa games memiliki kualitas grafis yang sangat baik seperti The Order: 1886, Grand Theft Auto V, The Witcher 3: Wild Hunt, Star Wars Battlefront, Metal Gear Solid V: The Phantom Pain, Ori and the Blind Forest, Bloodborne, Assasins Creed. Belum termasuk Resident Evil 5-7, Batman: Arkham Knight, Call of Duty, Dragon Age: Inquisition, Skyrim, dan sebagainya.

Peningkatan kualitas grafis ini terlihat dalam kurun waktu 30 tahunan, diawali dengan game tetris monokrom yang rilis tahun 1984 sampai dengan game berkualitas grafis tinggi di tahun 2017 sekarang ini. Beberapa game yang banyak ditunggu tahun 2017 ini adalah Mass Effect: Andromeda, Tom Clancy's Ghost Recon Wildlands, Sniper Elite 4, dan Horizon Zero Dawn. 

Beberapa waktu lalu disaat ada kesempatan bermain PC games, saya mencoba Skyrim, Dragon Age: Inquisition, Call of Duty: Modern Warfare 3, Batman: Arkham Knight, Metro 2033 Redux, Resident Evil 5, dan Sniper Elite V2. Ternyata tidak semuanya dapat saya mainkan dengan baik karena terasa pusing dan mual saat memainkannya. 

Skyrim, COD, Metro Redux hanya dapat dimainkan kurang lebih selama 15 menit, sementara Resident Evil 5, Dragon Age, Batman: Arkham Knight dan Sniper Elite agak lebih lama kurang lebih 30 menit. Setelahnya pusing dan mual. Jika diingat-ingat saya pernah merasakan sensasi pusing dan mual ini saat dulu booming game LAN Counter Strike, serta beberapa permainan playstation yang memiliki tipe layar First Person Shooter. 

Kondisi pusing dan mual ini disebabkan oleh motion sickness atau simulation sickness. Khusus untuk saya karena layarnya terlalu banyak bergerak, jadi beberapa game baik itu tipe first-person shooter (FPS) ataupun third-person shooter yang layarnya banyak bergerak maka saya akan merasa pusing dan mual. 

Gejala umum motion sickness ini yaitu sakit kepala, pusing, susah atau tidak mampu berdiri, mual, ketegangan di mata, vertigo, disorientasi, banyak berkeringat, keringat dingin, atau bisa juga muntah. Tentu ini benar-benar mengganggu, saat antusias memainkan game yang ditunggu-tunggu, malah tidak bisa main karena motion sickness ini. Lebih parah lagi, gejalanya tidak langsung hilang walaupun sudah berhenti bermain, butuh beberapa lama untuk pulih, kadang harus tidur selama 1-2 jam baru sembuh. Bagi anda yang tidak mempunyai masalah motion sickness ini tentu sangat beruntung karena permainannya tidak terbatasi.

Beberapa game tipe FPS memberikan kontrol bebas terhadap kamera/ layar, kontrol ini membebaskan pemain agar dapat menampilkan layar secara strategis atas-bawah kiri-kanan, namun menyebabkan layar cenderung banyak bergerak. Suatu penelitian menyebutkan antara 10-50% gamer kemungkinan mengalami gejala simulation sickness ketika bermain game. 

Simulation sickness ini secara teori disebabkan oleh ketidaksesuaian antara apa yang mata anda lihat dengan apa yang badan anda rasakan. Tubuh anda berpikir bahwa anda telah terkena racun dan berhalusinasi berupa gerakan-gerakan yang anda lihat dalam game, namun tubuh tidak merasakan gerakan tersebut. Selanjutnya anda akan merasa pusing, jika tidak berhenti bermain bisa jadi mual dan muntah. Kondisi ini merupakan reaksi tubuh terhadap 'racun', yang berusaha dikeluarkan dari tubuh. 

Gejala simulation sickness ini bisa terjadi juga selain dalam game. Beberapa orang merasa pusing saat atau setelah membaca buku di dalam mobil/ bis yang sedang berjalan, ini karena mata fokus pada titik yang tidak bergerak (buku) namun tubuhnya sedang bergerak. Atau seorang pilot yang merasa pusing dalam flight simulator, dia fokus pada tampilan yang bergerak dalam layar namun tubuhnya tidak bergerak. 

Berikut ini tips untuk menangani motion sickness ketika sedang bermain game:

Bermain dalam Kondisi Gelap atau Kondisi Terang

Beberapa orang nyaman bermain game dalam kondisi gelap dengan pengaturan brightness rendah, dan meningkatkan durasi bermainnya sampai saat waktunya terasa gejala motion sickness. Kalau saya sendiri durasi bermain game dapat meningkat dalam kondisi terang, pencahayaan cukup dari depan, belakang dan samping, serta pengaturan brightness natural/ default. Lagipula bermain dalam kondisi gelap akan cenderung merusak penglihatan anda. 


Atur Tingkat Kecerahan Monitor Anda

Beberapa orang dapat merasa sakit kepala karena cahaya yang masuk ke mata terlalu terang. Maka perlu diatur agar tingkat brightness monitor tidak terlalu terang dan nyaman dilihat. Anda harus mencobanya, apakah mata anda nyaman dalam kondisi monitor terang atau tidak. Cocokan juga dengan pencahayaan lingkungan bermain game anda. 


Atur Jarak Anda dengan Layar Monitor 

Atur jarak anda bermain dengan layar sejauh mungkin, artinya jarak terjauh namun detail game yang ditampilkan di layar masih dapat dilihat sehingga tidak mengganggu permainan anda. Cara ini dapat meningkatkan durasi bermain game anda dengan signifikan.


Jangan Makan Terlalu Banyak Sebelum Bermain Game

Beberapa orang menyarankan agar tidak makan terlebih dahulu sebelum bermain game untuk menghindari gejala motion sickness ini. Namun cara ini tidak terlalu berhasil untuk saya, tidak makan sebelum bermain game juga menimbulkan masalah, yaitu pusing dan sulit berkonsentrasi. Lebih baik makan dulu secukupnya dan tidak sampai kenyang. 


Batasi Waktu Bermain Anda

Artinya jangan dipaksakan jika anda sudah benar-benar merasa pusing lebih baik berhenti. Percayalah, jika anda teruskan bermain game, gejalanya akan tambah buruk. Gejala pusing ini juga tentu akan menyebabkan anda tidak dapat menggunakan skill anda dalam game dengan sempurna. Gunakan timer, set alarm, ukur kemampuan maksimal anda bermain game, lalu beristirahat sejenak. Jika sudah terukur maka buat sesi bermain dan sesi istirahat. 

Biasakan tubuh anda, ulang beberapa sesi menjadi pola, yaitu bermain, terasa sakit (pusing), berhenti, sembuh dan ulang lagi. Teknik ini memaksa tubuh anda agar berpikir bahwa yang anda lihat tidak berbahaya untuk tubuh anda. 


Bergerak Ketika Anda Istirahat

Cara ini berhasil, anda dapat mencegah motion sickness semakin parah dengan benar-benar bergerak. Istirahat kemudian berdiri dan berjalan-jalan sedikit, pergi keluar dan hirup udara segar. Cara ini juga dapat meningkatkan durasi bermain game anda sebelum benar-benar harus berhenti karena motion sickness.


Tidak Disarankan Menggunakan Obat-obatan

Apabila anda terpikir untuk menggunakan obat anti pusing, obat khusus untuk perjalanan, saya sarankan JANGAN! Obat tersebut akan menyebabkan kantuk tentu tidak bagus jika anda mengantuk saat bermain game. Lagipula penggunaan obat tersebut tidak baik untuk jangka panjang. Adapun yang cukup bermanfaat adalah dengan meminum air jahe gula merah hangat, menyegarkan tubuh dan membantu meringankan gejala pusing. 


Pilih Games yang Tidak Terlalu Banyak Bergerak Layarnya

Simulation sickness ini tidak dapat benar-benar dihilangkan. Cara-cara di atas dapat mengurangi gejalanya, namun tidak dapat menghilangkannya, setidaknya untuk saya seperti itu. Beberapa game bahkan tidak dapat dimainkan karena cara apapun tidak dapat menghilangkan gejalanya. Sebelum anda memutuskan untuk membeli game, lebih baik anda cari ulasannya terlebih dahulu. Cari tahu gameplaynya seperti apa, agar anda tidak mengalami banyak kerugian, membeli game tetapi tidak bisa dimainkan. 

Beberapa cara ini saya dapatkan dari saran forum, web, dan pengalaman sendiri. Jika gejalanya terasa lebih lama dan berlanjut maka anda lebih baik hubungi dokter untuk menanganinya. Untuk orang-orang dengan masalah simulation sickness ini, kita memang sebagian persentase yang tidak dapat memainkan beberapa game bagus. Semoga ini dapat menjadi perhatian para developer game, jadi tidak hanya berkompetisi dalam tampilan grafis saja. Angka 10-50% tentu cukup besar kan untuk dipertimbangkan?

Thanks for reading & sharing Guidance and Tips

Previous
« Prev Post

8 comments:

  1. Saya salah satu penderita motion sickness, main game fps apapun pusing. Mksih infonya n mudah2n kedepannya ada game fps yang ga bikin pusing..😀

    BalasHapus
  2. haha saya juga sama. apalagi kalo maen minecraft padahal seru banget itu game. pernah saya sampe sakit 2 hari gara gara mual maen minecraft�� makasih informasinya kak. bermanfaat sekali :)

    BalasHapus
  3. Waduh saya juga nih, gk tahan dengan game game apalagi perang yg bergerak berlebihan, langsung mual dan gk enak banget perasaan saat sudah kena 😄

    BalasHapus
  4. Gw juga pusing Kalo maen PUBG walaupun udah TPP atau FPS tetep aja Mual.., padahal w Sering Tournamenst Game FPS yang laen kek CSGO sama PB tapi kalo maen PUBG Motion Sickness entah knp ???????

    BalasHapus
  5. Game pubg ama gta yg bikin gw mual -_-

    BalasHapus
  6. Game Ros main di PC klo main full 2 jam biasa mual

    BalasHapus
  7. Saya main pubgm , tidak pusing tapi malah pandangan jadi kabur kehilangan fokus qlo lht jauh.

    BalasHapus

Translate to Your Language