Home » , » Tips Agar Lemari Tidak Berjamur

Tips Agar Lemari Tidak Berjamur

wooden furniture
Sumber : pixabay.com

Memiliki perabotan yang terbuat dari kayu atau bubur kayu harus ekstra perhatian, terutama ketika curah hujan meningkat seperti beberapa hari ini. Udara akan semakin lembab dan menyebabkan jamur tumbuh di permukaan tembok, lemari, furnitur dan sebagainya.

Jamur akan tumbuh subur di permukaan lemari/ furnitur yang terbuat dari kayu atau pulp (bubur kayu) apalagi yang bagian luarnya dilapisi dengan kertas. Seringkali kita dibuat sebal, karena walaupun dilap dan dibersihkan berkali-kali jamurnya akan tetap tumbuh lagi. Jika kondisinya tambah parah, jamur akan menjalar ke pakaian. Nah berikut ini beberapa tips agar lemari tidak berjamur.

1. Jaga agar sirkulasi udara tetap baik dan sinar matahari bisa masuk

Salah satu penyebab tumbuhnya jamur adalah kondisi lembab serta sinar matahari yang kurang masuk ke dalam ruangan. Coba rombak susunan furnitur dalam ruangan agar sirkulasi udara lebih baik dan sinar matahari dapat masuk ruangan. Untuk jangka panjang dapat dibuat jendela tambahan dan secara periodik buka jendela tersebut agar udara segar dan sinat matahari bisa masuk.

Cara lain untuk memperbaiki sirkulasi adalah dengan membuat jarak setidaknya 10cm antara lemari/ peraboran dengan dinding. Lapisi bagian bawah lemari juga dengan alas, bisa dengan menggunakan palet sederhana dari plastik atau kayu.

2. Gunakan alkohol

Alkohol bermanfaat untuk antiseptik serta dapat menghilangkan jamur pada lemari. Di beberapa perusahaan pun alkohol digunakan untuk membersihkan peralatan kantor seperti monitor, meja, keyboard, dan sebagainya. Caranya sangat sederhana, celupkan kain lap pada alkohol 70-100% kemudian usapkan di permukaan lemari yang berjamur. Usapkah dengan cara satu arah agar tidak meninggalkan jejak.

Cara ini cukup efetif untuk menghilangkan jamur dengan tuntas dan mencegah jamur tumbuh lagi agak lebih lama. Namun jika kondisi tetap dibiarkan lembab dan sinar matahari tidak masuk, maka dalam 1-2 bulan akan berjamur lagi.

3. Gunakan kamper dan lapisi dengan plastik

Kamper cukup efektif untuk mencegah pertumbuhan jamur dan menghilangkan bau jamur pada lemari. Tetapi lemarinya harus dibersihkan dari jamur terlebih dahulu dengan tuntas. Tetapi cara ini akan meninggalkan bau kamper yang kuat pada pakaian yang disimpan dalam lemari. Untuk mencegah pakaian terkena jamur, maka jangan biarkan pakaian menyentuh langsung permukaan lemari. Lapisi dulu dengan menggunakan plastik bening atau kertas koran bekas.

4. Lapisi permukaan lemari dengan pernis

Pernis biasanya digunakan untuk melapisi kayu agar lebih indah, mengkilap dan mencegah kayu terkena cairan langsung. Kayu pun akan lebih awet jika dipakai finishing pernis. Biasanya produsen lemari tidak melapisi bagian dalam lemari dengan pernis untuk itu Anda harus melapisinya sendiri. Beli pernis dengan warna yang senada atau sesuai selera dan aplikasikan dengan menggunakan kuas sampai ke bagian-bagian sempit di dalam lemari.

Cara ini sangat efektif mencegah jamur setidaknya pada kondisi lembab sekalipun untuk kurun waktu 3-4 bulan. Namun tetap, cara ini sebaiknya digabungkan dengan cara pertama, merombak susunan furnitur agar mendapatkan sirkulasi udara lebih baik dan sinar matahari bisa masuk.

Produsen furnitur tertentu akan menggunakan pelapis seperti melamin untuk mencegah lemari berjamur. Namun biasanya perabotan dengan finishing melamin ini harganya lebih mahal. Jika Anda punya budget lebih, dapat menggunakan perabot dengan pelapis melamin yang anti jamur.

5. Gunakan AC

AC tidak hanya dapat mendinginkan ruangan tetapi juga menjaga suhu ruangan tetap stabil. Sesekali buka lemari Anda lebih lama dan biarkan udara segar masuk (saat AC dinyalakan). Cara ini cocok untuk kamar kos-kosan yang lembab dan kurang sinar matahari, dan tentunya tidak ada pilihan untuk merombak susunan furnitur di dalam kamar.

6. Gunakan penyerap lembab

Bahan penyerap lembab bisa dibeli di supermarket atau minimarket terdekat. Caranya sangat sederhana hanya tinggal menyimpannya di dalam lemari maka kelembaban di dalam lemari akan berkurang. Namun Anda tetap harus mengeceknya secara periodik, karena sewaktu-waktu harus diganti.

7. Gunakan cairan pembersih perabotan rumah tangga serbaguna

Cairan ini dapat digunakan untuk membersihkan furnitur dari kayu, membersihkan dapur, kamar mandi, kaca, kulkas, mesin cuci dan sebagainya. Pada dasarnya cairan ini dapat membersihkan noda, debu, jamur, minyak dan lemak yang menempel di permukaan. Cara ini dapat menghilangkan jamur dengan efektif sekaligus baunya, namun untuk mencegah tumbuhnya jamur dengan lebih lama lagi harus digabungkan dengan cara lain yang sudah disebutkan di atas.

Itulah beberapa cara yang terbukti efektif untuk membersihkan dan mencegah jamur tumbuh di perabotan rumah tangga khususnya lemari. Semoga bermanfaat!

Thanks for reading & sharing Guidance and Tips

Previous
« Prev Post

1 comments:

Translate to Your Language