Home » , » Cara Mudah Menghitung Berat Badan Ideal

Cara Mudah Menghitung Berat Badan Ideal

Timbangan
Timbangan Berat Badan

Urusan berat badan bisa bikin stress. Ada yang makan sedikit saja berat badan bertambah banyak, ada lagi yang makan sebanyak-banyaknya tapi berat badan tidak kunjung naik. Beda keadaan namun keinginannya sama yaitu mencapai berat badan ideal. Berat badan ideal tentu akan mempengaruhi body shape anda, ini akan meningkatkan rasa percaya diri dalam aktivitas sehari-hari. Lalu berapakah berat badan ideal anda sebenarnya? Bagaimana cara menghitungnya? Simak beberapa cara berikut ini, cara ke tiga adalah yang paling banyak dipakai dan diterapkan.


1. Perhitungan sederhana berdasarkan tinggi badan.

Berat Badan Ideal = Tinggi Badan - 110

Perhitungan ini sangat mudah, karena berat badan ideal anda hanya ditentukan dari tinggi badan anda dalam satuan cm dikurangi 110. Misalnya Tinggi badan anda 170cm dikurangi 110 hasilnya 60, maka berat badan anda adalah 60kg. Rumus perhitungan ini cukup banyak dipakai secara konvensional, namun diragukan keakuratannya.


2. Perhitungan dengan Rumus Brocha

Cara menghitung berat badan menggunakan rumus brocha ini terbagi menjadi dua berdasarkan jenis kelaminnya, yaitu sebagai berikut:

Wanita

BWI = (TB-100) -  (15%x (TB-100)

BWI = Berat Wanita Ideal
TB = Tinggi Badan

Misalnya tinggi badan anda 170cm, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

BWI = (170-100) - (15% x (170-100) =  70-10.5 = 59.5 kg

Maka berdasarkan rumus tersebut berat badan yang ideal untuk wanita dengan tinggi 170cm adalah 51kg. Cara ini hampir sama hasilnya dengan cara pertama, 59.5kg ~ 60kg.


Pria

BPI = (TB-100) -  (10%x (TB-100)

BPI = Berat Pria Ideal
TB = Tinggi Badan

Misalnya tinggi badan anda 170cm, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

BWI = (170-100) - (10% x (170-100) =  63 kg

Maka berdasarkan rumus tersebut berat badan yang ideal untuk pria dengan tinggi 170cm adalah 63 kg. Cara ini berbeda 3 kg lebih banyak dari cara konvensional di nomor 1.


3. Perhitungan dengan Menggunakan BMI

"The body mass index (BMI) or Quetelet index is a value derived from the mass (weight) and height of an individual. The BMI is defined as the body mass divided by the square of the body height, and is universally expressed in units of kg/m2, resulting from mass in kilograms and height in metres."
(wikipedia)

Body Mass Index (BMI) atau indeks Quetelet adalah nilai yang berasal dari massa (berat) dan tinggi individu. BMI didefinisikan sebagai massa tubuh dibagi dengan kuadrat tinggi badan, dan dinyatakan secara universal dalam satuan kg / m2, yang dihasilkan dari massa dalam kilogram dan tinggi meter.

Umumnya di Indonesia dikenal dengan nama IMT yaitu Indeks Massa Tubuh. Cara ini yang lebih banyak disarankan oleh praktisi kesehatan daripada kedua cara sebelumnya. Terbagi dua standar yaitu untuk pria dan wanita, rumusnya sebagai berikut:

Nilai BMI  = Berat Badan (Kg) / (Tinggi badan (m) x Tinggi badan (m))

Misalnya berat badan anda 70 Kg dan tinggi badan anda 1,7m, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

Nilai BMI =  70 / (1,7*1,7) = 24.22 (inilah nilai BMI anda)

Selanjutnya lihat tabel berikut ini.

Standar BMI Untuk Wanita pada Umumnya

Nilai BMIKategori
BMI < 18Under Weight/Kurus – Lebih baik mulai konsumsi makanan berkarbohidrat dan protein untuk menambah berat badan. Imbangi penambahan berat badan dengan olahraga.
BMI 18 – 25Normal Weight/Normal – kategori ideal.
BMI 25 – 27Over Weight/Kegemukan – gemuk, kurangi makanan berlemak dan olahraga lebih rajin.
BMI > 27Obesitas – sudah lampu merah, sebaiknya segera turunkan berat badan anda dengan program diet dan olahraga.

Standar BMI Untuk Pria Pada Umumnya

Nilai BMIKategori
BMI < 17Under Weight/Kurus – Mulai perbanyak konsumsi makanan berkarbohidrat dan protein tinggi untuk menambah berat badan. Imbangi penambahan berat badan dengan olahraga.
BMI 17 – 23Normal Weight/Normal – kategori ideal.
BMI 23 – 27Over Weight/Kegemukan – sudah mulai terlihat bantalan lemak dimana-mana, terutama bagian perut. Harus lebih rajin olahraga.
BMI > 27Obesitas – sebaiknya segera turunkan berat badan anda dengan program diet dan olahraga.
Penghitungan dengan BMI banyak dipakai, namun terkadang standar acuannyalah yang berbeda. Misalnya hasil perhitungan BMI 24.22, standar asia menyebutkan tubuh sedikit kegemukan, namun standar internasional menyebutnya tubuh ideal. Perusahaan tertentu juga menetapkan standar yang berbeda tergantung kebutuhan masing-masing, misalnya perusahaan penerbangan, modeling, ataupun lainnya. Perlu diingat juga, BMI tidak dapat diaplikasikan terhadap anak-anak, wanita hamil, body builder, atlet/ olahragawan, serta orang tua.

Perhitungan dengan metode apapun sebenarnya tetap dipengaruhi oleh profesi dan usia juga. Perhitungan BMI lebih akurat dilakukan pada pria dan wanita pada usia diatas 20 tahun, dan perhitungan untuk dibawah 20 tahun sedikit berbeda. Sementara itu untuk atlet atau olahragawan perhitungan dengan ketiga metode diatas kurang tepat, karena bisa saja nilai BMI-nya menunjukan gemuk atau obesitas, padahal sebenarnya tidak, ini karena berat badan lebih besar berasal dari massa otot yang besar.

Thanks for reading & sharing Guidance and Tips

Previous
« Prev Post

0 comments:

Posting Komentar

Translate to Your Language